DITANYA Ustaz Abdul Somad Soal Kasus Novel Baswedan, Hotman Paris Beri Jawaban Begini

Obrolan hangat antara pengacara Hotman Paris Hutapea dengan  Ustaz Abdul Somad ( UAS) juga menyinggung kasus Novel Baswedan yang ramai diperbincangkan.

Pangkalnya, terdakwa kasus Kasus penyiraman air keras ke wajah penyidik KPK, Novel Baswedan, hanya dituntut 1 tahun penjara.

UAS yang mengaku awam soal hukum tanpa ragu bertanya pada Hotman Paris soal itu.

Seperti ditayangkan dalam youtube Ustaz Abdul Somad Official, Minggu (14/6/2020), UAS awalnya menyebut bahwa jika tidak lockdown, Novel Baswedan kemungkinan akan menghampiri Hotman Paris.


Tak hanya itu menurut UAS, nanti dirinya, Hotman Paris dan Novel Baswedan akan ngobrol bareng di Kopi Joni, terutama membahas perihal kelanjutan kasusnya.

"Seandainya gak lockdown, seandainya normal nih suasana, saya yakin nih Bang Hotman, saya yakin Pak Novel Baswedan akan datang juga ke kopi Joni," ujar Ustaz Abdul Somad.

Mendengar hal tersebut, Hotman Paris tertawa.

Setelah itu, Ustaz Abdul Somad pun bertanya soal kejanggalan soal tuntutan jaksa yang hanya menurut terdakwa penyiraman air keras Novel Baswedan ini hanya dituntut setahun penajara.

Apalagi disebutkan penyiraman air keras itu dilakukan secara tak sengaja.

Sebagai orang yang awam masalah ukum, UAS pun tak ragu bertanya pada Hotman Paris.

"Pasti dia (Novel) nanya ke Bang Hotman, kok bisa orang nyiram (air keras) gak sengaja.

Kira-kira gimana tuh Bang Hotman? Saya gak paham secara hukum," kata UAS.

Mendapat pernyataan UAS itu, Hotman mengaku bahwa memang sudah banyak pertanyaan tentang kasus Novel Baswedan itu kepadanya.

"Ya, itu banyak pertanyaan. Di IG saya sudah ribuan orang mempertanyakan itu.

Dan diminta untuk memberikan komentar," ungkap Hotman Paris.

Akan tetapi, Hotman Paris mengaku tidak terlalu mendalami kasus Novel Baswedan.

Tak hanya itu, menurut Hotman Paris, kasus Novel Baswedan ini masih berlanjut, sehingga masyarakat harus selalu memantaunya.

Sang pengacara ini pun mengaku tak bisa memberikan komentar terlalu dini.

"Saya tidak terlalu mendalami kasusnya. Cuma karena masih dalam persidangan, saya belum bisa komentar," kata Hotman Paris.

Kemudian, UAS pun membeberkan kejanggalan versi dirinya selaku masyarakat awam yang buta soal hukum.

Menurutnya, tak masuk akal jika tersangka tidak sengaja menyiram air kearas ke wajah Novel Baswedan tepat di pagi buta saat subuh menjelang

"Saya yang bodoh masalah hukum konvensional, yang sulit saya percaya untuk 'gak sengaja', bangun pagi itu kan payah.

"Masa iya bangun pagi langsung membeli air keras," ujar Ustaz Abdul Somad.

Kembali, Hotman Paris tersenyum mendengar ucapan Ustaz Abdul Somad.

Lantas, karena Hotman Paris mengaku belum mendalami kasusnya Novel Baswedan, UAS pun tak ingin memaksakan sang pengacara untuk menjawab pertanyaannya secara rinci.

"Tapi karena bang Hotman belum mendalami, jadi saya gak bisa juga maksa bang Hotman," ujar UAS.