Terdampak Corona, Produksi Pindad dan PTDI Terhambat

Dua perusahaan pertahanan di Indonesia, yakni perusahaan pesawat terbang PT Dirgantara (PTDI) dan PT Pindad, dilaporkan oleh Janes.com mengalami keterlambatan produksi utama karena dampak wabah pandemi Corona.

Perusahaan milik negara (BUMN) itu mengatakan gangguan tersebut disebabkan oleh ketidakmampuan untuk mendapatkan akses ke komponen dan subsistem impor serta dampak dari berkurangnya anggaran pertahanan Indonesia.


Kedua perusahaan mengatakan mereka terlibat dalam mendukung upaya percepatan penanganan Covid-19 Indonesia melalui produksi peralatan kesehatan termasuk ventilator.

Elfien Goentoro, presiden direktur PTDI, mengatakan kepada surat kabar Jakarta Post pada 4 Mei bahwa sekitar 40% dari kontrak perusahaan terlambat diselesaikan akibat wabah ini.