Cewek Ini Tak Anggap Kucing Sekadar Peliharaan, Lantas Sebagai Apa? Yuk Intip Keseruannya di Sini!

Bagi para pecinta kucing (cat lovers), raja dan ratu berbulu ini tak sekadar hewan peliharaan. Bahkan ada pula yang menganggapnya bagian dari keluarga.

Ya, kucing telah sekian lama menjadi bagian dari keseharian manusia. Tak heran bila kemudian ia mendapat tempat khusus di hati pecintanya. Eaaak!


"Tiap pagi ke kamar buat bangunin, ngeong-ngeong naik ke tempat tidur. Udah kayak alarm gitu," cerita Una Maulina (22) sembari terkekeh.

Cewek yang berprofesi sebagai pengajar ini mengaku, sedari kecil sudah jatuh cinta sama kucing.

instagram.com/unamaulina
Kini ia memelihara empat ekor kucing yaitu jenis kucing kampung dan Anggora.

'Si manis' dengan pembawaan manja itu sukses mencuri hati seisi rumah dengan tingkahnya yang aktif  nan menggemaskan. Meong! 
Untuk memanjakan 'si manis', Una tak segan-segan merogoh kocek. Makanan khusus, vaksin, hingga kunjungan ke salon menjadi bagian dari gaya hidup dua anggora kesayangannya.

Dalam sebulan, ia mengaku menghabiskan uang tak kurang dari Rp 400 ribu. 
Lain lagi cerita Syarifah Urza (30), cewek yang juga mahir sebagai perias ini memiliki sebelas ekor kucing.

instagram.com/unamaulina
Tujuh di antaranya merupakan ras unggul yaitu persian peaknose, exotic shorthair, himalayan, anggora, dan anggora mix domestic. 

Bahkan salah satu kucing persian peaknose kesayangannya, Saori telah menjuarai kontes.

Sore itu Rabu (18/10), dua kucing persian peaknose  Saori dan Michael dibawa jalan-jalan ke Taman Ratu Safiatuddin, Lampriek, Banda Aceh. Yup! Kucing juga butuh piknik.

"Kucing itu seperti raja dan ratu. Kalau dikurung terus bisa stres, kalau salah makan bisa diare, dan yang paling sering flu. Repotnya itu mudah menular dan harus dipisahkan," terang Urza.

Untuk memenuhi kebutuhan kucing-kucingnya, ia menghabiskan nominal menyentuh jutaan.

Ia mengadopsi kucing dari Jakarta dan kini ia telah mengembangbiakkan kucing ras kesayangannya.

Untuk mengadopsi kucing-kucing lucu nan menggemaskan itu, minimal ia mengeluarkan Rp 3 juta per ekor.

"Tapi saya liat-liat juga orang yang mau adopsi, karena ia harus benar-benar penyayang. Kucing itu peka dan punya hubungan emosional dengan pemiliknya," beber Urza.

Ya, kucing memang dikenal manja dan menjadi hiburan tersendiri bagi pemiliknya. 'Si manis' ini juga bisa menjadi terapi untuk menghilangkan stres. Bagaimana dengan mu? (tribun)